Kisah Sedih Anak Yang Disiram Oli Karena Mencuri - Portal Sumut

Selasa, 01 Mei 2018

Kisah Sedih Anak Yang Disiram Oli Karena Mencuri

Anak yang dihukum mengguyur diri dengan oli akibat ketahuan mencuri di bengkel, diketahui berinisial ALD (14)  sudah tidak mempunyai orang tua alias yatim piatu. Ia menjadi yatim piatu sejak tahun 2015 lalu. Hal itu disampaikan oleh Azi Solihin (29), kerabat ALD dari Dusun Banyeman, Desa Bangunkerto, Desa Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kedua orangtua ALD meninggal dalam waktu berdekatan. Ayah ALD meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa pada tahun 2015. Sekitar tiga bulan berselang, giliran ibu ALD yang meninggal dunia karena sakit. "Tahun 2015 ayahnya meninggal jatuh dari pohon kelapa. Belum 100 hari, ibunya sakit kanker serviks," kata Azi saat mendampingi ALD di Polres Sleman, Selasa (1/5).
Kepergian orangtua ALD, menjadikan pamannya, Sunardi (40) sebagai pengasuh pengganti kedua orangtua ALD. Sunardi berprofesi sebagai petani. 
Ia pun mengaku kaget saat mengetahui adanya kejadian ALD mengguyur diri dengan oli sebagai hukuman karena mencuri di bengkel.
"Kesehariannya sekolah sama ngaji selama ini, enggak nakal, dia sering main. Sempat kaget juga tidak pernah berbuat seperti itu," kata Sunardi. 
"Di sekolah biasa aja. Dipanggil sekolah kalau ada bantuan. Sekolah tahu karena sejak SD dia yatim piatu," imbuh dia.
Sebelumnya, Arif Alfian (37), pemilik bengkel di Dusun Sangurejo, Desa Wonokerto, Kecamatam Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku menyesal karena menghukum anak yang mencuri di bengkel dengan menyiram oli di kepala. Dia juga meminta maaf terkait hukuman yang ia berikan pada ALD.
Usai memergoki pencurian itu, Arif sebenarnya memberi pilihan akan melaporkan anak tersebut ke orang tua, namun si anak tidak mau. Ia pun membawa anak tersebut ke kepala dusun setempat, dan mendapat hukuman mandi oli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar