Ingin Dapat Kasih Sayang Dari Suami, Seorang Ibu Culik Bayi Orang Lain - Portal Sumut

Selasa, 01 Mei 2018

Ingin Dapat Kasih Sayang Dari Suami, Seorang Ibu Culik Bayi Orang Lain

Seorang bayi bernama Aditya Hamizan diculik di Sukmajaya, Depok. Setelah diselidiki kepolisian, penculiknya adalah orang mengenal korban. Pelaku menculik korban alias Aditya karena ingin meraih perhatian dan kasih sayang suaminya.
Penculikan terjadi pada Jumat (27/4). Sang ibu, Marlina, meninggalkan Aditya di rumah yang saat itu tidak dikunci. Marlina pergi berbelanja ke warung dekat rumahnya. 15 Menit berselang, dia pulang dan mendapati bayinya tidak dirumah.
Marlina dan sang suami melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat, kemudian diteruskan ke polisi.
"Dia pakai bedong biru, baju biru, motifnya boneka beruang," kata Marlina sambil menangis di kediamannya, Jumat (27/4).
"Harapanku kembalikan anakku, sampe besok-besok udah bisa lihat, jangan sampai ada kejadian ini lagi. Hati-hati para ibu-ibu jagain anaknya. Bayi lahir (diculik) ada juga yang gede bisa diculik, jangan sampai kejadian itu lagi," tutur dia.
Tak lama setelah penculikan, beberapa warga sempat melihat seorang ibu muda berjalan begitu terburu-buru. Ibu itu tampak tengah menggendong bayi yang ditutupi kain di bagian kepalanya.
Ayah Aditya, Ranto Purnomo mengatakan, ada warga yang melaporkan ibu muda diduga pelaku terekam kamera CCTV. Ibu muda itu diantar oleh seseorang ke luar kompleks.
"Dia lari ke arah KSU, dari rumah ada yang nganter sampai ke depan," kata Ranto.
Pada Senin (30/4), Polisi akhirnya berhasil menangkap salah satu penculik Aditya bernama Lis, yang bertempat tinggal 3 kilometer dari rumah Marlina.
"Pelaku dua orang sudah ditangkap saat ini sedang ada di Polres Depok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/4).
Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan, Aditya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Terutama berkaitan dengan asupan ASI.
"Alhamdulilah kondisi bayi sehat, namun harus minum susu, harus rutin minimal dua jam sekali, harus ada ASI untuk diberikan kepada bayi untuk mendukung kesehatannya," terang Didik.
Marlina akhirnya bertemu lagi dengan Aditya. Dia tampak tak suka dengan perubahan yang dilakukan oleh Lis, terutama terhadap rambut Aditya.
"Ini kok dibotakin, saya enggak suka," kata Marlina saat pertama kali menggendong bayinya di RS Mitra Keluarga Depok, Senin (30/4).
Marlina rupanya kenal lama dengan Lis. Bahkan nak Lis juga sering bermain di rumah Marlina karena anak mereka berteman di sekolah.
"Kenal, itu teman anak sehari-hari di SD juga. Anaknya suka main ke rumah, ya Allah enggak nyangka demi Allah, saya enggak tahu deh. Kenapa juga motifnya," kata Marlina di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Depok.
Usut punya usut, Jumiati sebelumnya pernah menikah dengan seorang laki-laki dan dikaruniai 4 anak, namun mereka akhirnya bercerai, dan  anaknya dibawa sang suami. Jumiati kemudian menikah dengan laki-laki lain yang sekarang tinggal dengannya. Tapi sampai saat ini keduanya belum dikaruniai anak.
"Jadi si pelaku ini poliandri. Dia menikah lagi sama suaminya yang kedua. Anaknya sama suami pertama ada empat orang, dan diasuh sama suami pertama," jelas Bintoro.
"Sekarang pelaku tinggal sama suami kedua, tapi enggak punya anak.  Biar sayang, maka si pelaku ngambil anaknya. Suami kedua enggak ada anak, biar sayang sama dia," sambungnya.
Keberadaan Aditya di rumah Jumiati sempat mengundang curiga para tetangga. Mengingat, Jumiati belum punya anak sejak menikah dengan suami keduanya.
"Baru tadi malam saya dengar bayi nangis sekitar pukul 22.00-an. Saya kan baru pulang dari Tangerang, saya sempat tanya mbak saya kenapa ada bayi di sini," kata Aryadi di lokasi kejadian, Senin (30/4).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar