Edy Tidak Bisa Jawab Pertanyaan Djarot - Portal Sumut

Sabtu, 12 Mei 2018

Edy Tidak Bisa Jawab Pertanyaan Djarot

Masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Utara telah melihat perbedaan yang signifikan antara kedua pasangan calon pada debat publik Pilgub Sumatera Utara tahap pertama. Hal itu disampaikan oleh pegiat media sosial, Eko Marhaendy pada Sabtu 12 Mei 2018.
“Berkaca pada Debat Publik Pilgub Sumut tahap pertama, netizen melihat ada perbedaan signifikan antar Paslon. Pasangan Edy-Ijeck ingin mempertahankan tatanan Pemerintahan Sumut yang sudah ada, sementata Djarot-Sihar ingin melakukan perubahan sehingga urusan mudah dan transparan," kata Eko Marhaendy.
Debat publik pilgub sumut tahap kedua yang digelar di Hotel Adi Mulia Medan dan disiarkan Metro TV, mengangkat tema "Pembangunan yang Berkeadilan dan Setara", Sabtu 12 Mei 2018.
Perlu anda ketahui, sehari sebelum debat publik Pilgub Sumatera Utara tahap kedua, pasangan DJOSS meraih 53% suara mengalahkan pasangan Eramas yang meraih 47%  pada survei yang dilakukan website pilkada.org, per hari Jumat 11 Mei 2018.
Pada segmen pertama debat pilgub sumut kedua, masing-masing Gubernur diberikan menyampaikan program kerja sesuai dengan tema kali ini terkait 'Pembangunan yang Berkeadilan dan Setara'.
Dengan waktu 2 menit, Edy Rahmayadi tampak tidak dapat menjelaskan program kerja yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan. Hal ini berbeda dengan pasangan calon nomor urut 2. Berkaitan dengan program kerja, Djarot berencana meluncurkan kartu sumut pintar, kartu sumut sehat, kartu sumut keluarga sejahtera, dan perbaikan jalan yang akan diselesaikan dalam 2 tahun. Bahkan wakilnya Sihar juga menambahkan akan membangun pusat olahraga dan pasar modern
Penonton sempat heboh pada segmen keempat, kehebohan itu dikarenakan Edy Rahmayadi tidak dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan paslon nomor urut dua, Djarot-Sihar. Pada saat itu, Djarot meminta bagaimana tanggapan Edy terkait stunting yang cukup tinggi di provinsi Sumatera Utara dan bagaimana menanganinya. Edy terlihat tidak dapat menjawab pertanyaan Djarot, dikarena ketidakpahaman Edy terkait definisi "Stunting".
Kemudian Djarot membantu Edy dengan menjelaskan pengertian dari stunting.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar