Tobasa Krisis Moral, Ada 6 Hubungan Seksual Sedarah Sejak Januari 2018 - Portal Sumut

Selasa, 20 Februari 2018

Tobasa Krisis Moral, Ada 6 Hubungan Seksual Sedarah Sejak Januari 2018

Setelah beberapa hari yang lalu dihebohkan dengan unggahan Yuli Simanjuntak yang diduga hubungan sedarah di facebook, kini warga Sumut lagi-lagi dihebohkan dengan hubungan seksual (incest) yang dilakukan di Kabupaten Toba Samosir.


Kabupaten Toba Samosir saat ini mengalami krisis moral dan darurat kekerasan seksual terhadap anak. Hal ini disampaikan langsung Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Arist Merdeka Sirait.

Berdasarkan laporan Polres Tobasa, telah ditemukan fakta ada enam kasus kekerasan seksual dalam bentuk hubungan seksual sedarah (incest) yang dilakukan oleh orang terdekat korban sepanjang Januari hingga Februari 2018.

"Angka ini dikuatirkan akan terus meningkat jika dibanding dengan 29 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi sepanjang tahun 2017 di Tobasa," kata Arist. 

Arist mengatakan selama tiga hari melakukan kunjungan kerja ke Tobasa, Komnas Anak mendapatkan fakta yang sangat mengejutkan. Arist juga menambahkan, sebagai daerah religius, Kabupaten Tobasa tidak pantas mendapat predikat krisis moral dan darurat kekerasan seksual terhadap anak. 

Kasus kejahatan seksual terbaru dilakukan oleh ayah kandung dan paman korban di salah satu desa di Kecamatan Silaen. Tim Kunker Komnas Anak  yang dipimpin Arist Merdeka Sirait berkesempatan berkunjung ke Desa Silaen untuk bertemu dengan korban Putri (bukan nama sebenarnya) yang berumur 14 tahun.

Korban diperlakukan secara seksual sejak berumur 12 tahun dengan penuh ancaman oleh ayah kandung dan paman kandung secara berulang-ulang selama dua tahun hingga korban saat ini mengandung empat bulan. Setiap kali ayah dan paman korban melakukan kejahatan seksual kepada dirinya, diawali dengan menenggak minuman keras tradisional Batak yakni tuak lebih dahulu dari warung tuak langganan ayah korban. Hal ini diceritakan langsung oleh korban.

Kejahatan seksual ini selalu dilakukan ayah dan pamannya pada saat ibunya dan adik-adiknya terlelap tidur pada malam hari. Bahkan pamannya pernah masuk ke kamarnya dengan cara memanjat melalui internit untuk memaksa korban untuk melayani keinginannya.

Peristiwa yang sama dan memilukan juga dialami dua anak remaja kakak beradik siswi SMP di Balige, masing-masing Bunga (13) dan Melati (14), keduanya bukan nama sebenarnya. Mereka mengalami kejahatan seksual berulang-ulang dalam bentuk incest yang dilakukan oleh ayah kandung mereka. Mereka diancam tidak disekolahkan jika tidak mau melayani perilaku bejat ayah kandungnya itu. 

Nasib malang bagi Bunga, saat korban melaporkan peristiwa kejahatan seksual yang dilakukan ayahnya ini kepada guru agamanya dengan harapan mendapat perlindungan. Namun guru agamanya justru memanfaatkan situasi buruk itu untuk melakukan kejahatan seksual terhadap korban dengan penuh ancaman. 

"Bahkan oleh kepala sekolah kedua korban dikeluarkan dari sekolah dengan cara memberhentikannya," kata Arist Merdeka, Selasa (20/2).

2 komentar:

  1. ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8
    Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!!
    Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :)

    Cara Join bisa Klik link di bawah ini :
    JOIN SEKARANG !!!

    Untuk Informasi Lebih Lanjut Silakan Hubungi CS Kami Di Sini :
    BBM : AGENS128 (SEMUA HURUF BESAR / PIN SUDAH DI CUSTOM)
    WHATSAPP : 0877-8922-1725

    BalasHapus
  2. ANAPOKER GAME POKER TERBAIK BERHADIAH IPHONE X DAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8
    Yuk Gabung dan Menangkan Kesempatan Emas Ini !!!
    Kapan Lagi bisa dapat iPhone X Gratis :)

    Cara Join bisa Klik link di bawah ini :
    JOIN SEKARANG !!!

    Untuk Informasi Lebih Lanjut Silakan Hubungi CS Kami Di Sini :
    BBM : AGENS128 (SEMUA HURUF BESAR / PIN SUDAH DI CUSTOM)
    WHATSAPP : 0877-8922-1725

    BalasHapus