• Kamis, 24 November 2016

    Terkait Aksi 2 Des, Bahkan Dubes Arab Anggap Salat Di Jalan Tidak Lazim



    Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI memastikan akan tetap salat Jumat saat menggelar aksi 2 Desember di Jl Sudirman-Jl MH Thamrin, sekalipun dilarang polisi.

    Disisi lain, Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk RI menyebut salat tidak dianjurkan dilakukan di jalan raya, karena tidak lazim.

    "Islam itu boleh salat di mana saja. Di hutan, di gurun, karena semua tempat di bumi sudah disucikan. Tapi kalau di jalan itu dianjurkan tidak, karena tidak lazim," ujar Dubes Arab Saudi untuk RI, Osamah Mohammed al-Shuibi kepada wartawan di kantor kedubes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

    Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan sebelumnya menegaskan tidak akan memberikan izin untuk massa yang akan melakukan unjuk rasa dan salat jumat di sepanjang Jl Jend Sudirman-Jl MH Thamrin tanggal 2 Desember. Kegiatan di jalan protokol dapat mengganggu masyarakat. 


    Rencana salat di jalan raya ini juga jadi pembahasan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Ma'ruf Amin menyebut pihaknya tengah membahas fatwa mengenai hal tersebut. 

    "Rujukannya harus jelas, harus pendapat-pendapat ulama. Rujukannya harus kita himpun. Boleh atau tidak," ujar Ma'ruf.

    Sementara Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin menegaskan tidak akan mengubah rencana salat Jumat di sekitar Bundaran HI pada 2 Desember. Dia menjamin tidak ada agenda lain dalam aksi tersebut. 


    "Ini sudah zaman merdeka. Alhamdulillah persiapan sedang ditingkatkan karena insya Allah massa dua kali lipat dari kemarin," katanya

    1 komentar:


    1. Promo www.Fanspoker.com :
      - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
      - Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
      - Bonus Referal 20% Seumur Hidup
      || bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

      BalasHapus